4 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

By August 12, 2020 Keuangan
Jenis Investasi

Jaman sekarang ini, mencari jenis investasi menguntungkan sebenarnya tidak lagi susah. Yang susah itu adalah menentukan jenis investasi mana yang cocok untuk kamu.

Dalam berinvestasi, hal kecil yang sering disepelekan pun berdampak besar terhadap keuntungan investasi. Maka, jangan heran bila kamu sewaktu-waktu mendapatkan kerugian yang cukup signifikan terhadap keuangan, terutama terhadap investasi kamu.

Banyak orang yang tidak menyadari, bahkan tidak mau tahu, bagaimana pentingnya berinvestasi. Orang-orang yang sadar akan pentingnya investasi pasti akan mempertimbangkan baik-baik, mana uang yang harus ditabung dan mana yang harus diinvestasikan.

Agar kamu lebih terarah dalam menentukan jenis investasi, berikut 4 jenis investasi yang cocok untuk pemula yang bisa kamu coba sekarang juga.

1. Investasi Reksadana

Bahkan investor pemula sekalipun tahu betul bahwa reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula.

Nominal minimal untuk turut serta dalam investasi reksadana pun terbilang rendah, mulai dari Rp 100.000.
Ada banyak jenis reksadana yang bisa diikuti, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham.

Dana investasi yang kamu alokasikan nantinya akan ‘dimainkan’ oleh Manajer Investasi, maka pilih tujuan reksadana yang tepat. Baca juga prospektusnya dan pahami seluk-beluk di baliknya.

Baca Juga  Kinerja Keuangan PT AJS Amanahjiwa Giri Atha

Bila kamu sudah familiar dengan rekening bank, mendaftar investasi reksadana pun sebenarnya mirip ketika membuka rekening di bank tertentu.
Nantinya kamu akan akrab dengan istilah Unit Penyertaan (UP) dan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Cara menghitung keuntungan investasi reksadana sebenarnya cukup mudah.

Misalnya, NAB untuk A seharga Rp 1.500. Maka bila kamu membeli 1.000 UP, kamu akan membelinya dengan harga Rp 1.500.000. Di akhir tahun, apabila NAB untuk A naik menjadi Rp 2.000.000, maka kamu untung Rp 500.000.

Bila NAB turun menjadi Rp 1.100.000, berarti rugi Rp 400.000. Rekomendasi yang paling tepat ketika NAB turun di akhir tahun adalah jangan menjualnya terlebih dahulu agar kamu bisa meredam kerugian.

2. Investasi Saham

Saat ini, anak muda banyak sekali yang sudah mulai terjun ke investasi saham. Bukan tanpa sebab, akses terhadap pasar saham kini semakin mudah.

Ada banyak perusahaan sekuritas yang bisa diakses di mana-mana untuk mendaftar dan mulai berkontribusi terhadap pasar saham.
Keuntungan dari investasi saham yang bisa didapat antara lain dari jual-beli setiap kepemilikan dan juga dividend dari perusahaan yang sahamnya kita miliki.

Baca Juga  Investasi Industri Asuransi Jiwa Meningkat 21,6% sampai Triwulan III 2012

Saham cocok dijadikan sebagai investasi untuk pemula karena sekarang sumber daya untuk pembelajaran sudah semakin banyak, sehingga semakin mudah untuk memulainya.

3. Investasi Emas

Investasi emas bisa dibilang salah satu jenis investasi yang paling mudah untuk dimulai. Sederhananya, investasi saham bisa didefinisikan sebagai kepemilikan fisik atas emas batangan, bisa berupa emas ANTAM, atau secara value di platform online yang bergerak di bidang investasi emas.

4. Investasi Properti

Berinvestasi pada properti memang membutuhkan uang dengan jumlah yang besar. Namun, keuntungan yang akan kamu dapatkan juga akan besar dalam jangka panjang.

Selain kamu bisa menciptakan passive income dengan aset properti, kamu juga bisa menjadikannya sebagai sebuah investasi yang bisa dijual dalam beberapa tahun ke depannya.

 

Ingin Investasi tapi takut rugi?

Atau tidak punya waktu untuk mempelajari investasi?

Yuk Investasi di Amanah Githa dengan produk Unit Link

InsyaAllah Amanah, InsyaAllah berkah

Daftar

 

 

Sumber: https://koinworks.com

Leave a Reply