6 Tips Dalam Memperbaiki Kondisi Keuangan

By November 13, 2020 Keuangan
6 Tips dalam memperbaiki kondisi keuangan

Umur semakin bertambah, begitu pula dengan pengalaman kerja, tapi kondisi keuangan tak kunjung membaik? Hal ini patut dipertanyakan. Bisa jadi ini adalah imbas akibat cara mengelola keuangan yang masih sama seperti dulu, sehingga kondisi finansial tidak mengalami perubahan yang signifikan dari waktu ke waktu.

Untungnya kamu sadar, sehingga berbagai koreksi bisa segera dilakukan agar kondisi keuangan perlahan-lahan membaik seperti yang diharapkan. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana caranya?

Daripada tak kunjung menemukan jawaban, yuk terapkan 6 tips dalam memperbaiki kondisi keuangan berikut! Mudah-mudahan tips ini membantu memperbaiki kondisi keuanganmu menjadi lebih baik setiap bulannya.

1. Tata kembali anggaran pengeluaran per bulan

Anggaran yang selama ini dijadikan pedoman belum tentu sesuai dengan realita pengeluaran di lapangan. Akan lebih baik kalau kamu melakukan penataan ulang untuk setiap pos yang menjadi pengeluaranmu selama satu bulan. Penataan ulang akan membantumu mendapatkan gambaran yang nyata, sehingga uang yang kamu keluarkan sesuai dengan rencana.

Mengingat penataan ini memerlukan perhitungan dan pengamatan detail, sebaiknya luangkan waktumu agar bisa mengerjakannya secara santai. Dengan demikian, kamu dapat menyusun anggaran yang tepat, pada bulan ini. Kemudian menggunakan anggaran ini sebagai pedoman untuk menyusun anggaran di bulan berikutnya.

2. Prioritaskan kebutuhan sehari-hari

Ada dua golongan biaya yang harus dipenuhi dalam satu bulan, yaitu kebutuhan dan keinginan. Berhubung karena kamu sedang dalam tahap memperbaiki finansial, maka prioritaskan apa yang menjadi kebutuhanmu saja. Sedangkan keinginan dikesampingkan untuk sementara waktu karena sifatnya yang tidak terlalu urgent juga.

Baca Juga  Tips Memilih Sekolah untuk Anak

Makanan, minuman, transportasi, biaya listrik, air, kesehatan, dan internet merupakan serangkaian biaya yang masuk dalam kategori kebutuhan pokok. Alokasikan dana untuk memenuhi kebutuhan yang ini dulu, baru kebutuhan yang lain. Dengan demikian, uang yang kamu miliki tidak habis untuk hal yang sia-sia.

3. Ikuti gaya hidup yang membuatmu bisa berhemat

Setiap orang mempunyai gaya hidup yang berbeda-beda, ada yang hemat, biasa saja, dan mewah. Dan untukmu pribadi, coba terapkan gaya hidup yang serba hemat karena ini membantu memperbaiki kondisi finansial yang saat ini sedang memburuk. Kamu bisa memangkas beberapa pos yang anggarannya berlebihan, sehingga bisa dialokasikan ke pos lain yang kekurangan anggaran.

Tapi ingat, hemat sesuai versimu sendiri, bukan versi orang lain. Kamu bisa sesuaikan dengan tingkat pendapatan dan total pengeluaran yang akan terjadi dalam satu bulan. Jadi akan lebih mudah bagimu untuk menentukan di titik mana kamu akan melakukan penghematan untuk mendapatkan hasil yang efektif dan efisien.

4. Mari menabung

Menabung adalah cara klasik yang paling ampuh untuk memperbaiki kondisi finansial yang terlanjur rusak karena alasan tertentu. Menabung akan membantumu mengumpulkan sebagian uang yang bisa kamu gunakan untuk hari ini dan hari tua. Atau bisa juga untuk mewujudkan rencana-rencanamu yang selama ini tertunda, seperti membeli rumah, kendaraan, atau jalan-jalan ke luar negeri.

Banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari menabung, jadi jangan ragu untuk memulainya. Dengan menyisihkan 20-30% dari total penghasilan sebulan, maka ini akan membantu memperbaiki finansial secara menyeluruh. Barengi dengan tekad yang kuat, sehingga menabung bisa dilakukan dengan sepenuh hati.

Baca Juga  Asuransi syariah di RI kian bergairah

5. Penuhi kebutuhan dana darurat

Hingga saat ini, coba hitung berapa banyak tabungan yang sudah terpakai untuk membiayai hal-hal yang sifatnya darurat. Sebut saja kecelakaan, jatuh sakit, atau bencana alam yang merusak beberapa aset pribadimu. Seluruh biaya ini harusnya dicover menggunakan dana khusus, yang bernama dana darurat.

Terlebih lagi karena nominal biayanya yang tidak sedikit, jadi berpotensi menguras isi tabungan secara perlahan. Untuk itu, alokasikan gajimu untuk dana darurat ini kira-kira sebesar 20-25% per bulan. Dipakai atau tidak, yang penting kamu sudah sisihkan sehingga tidak mengganggu alokasi biaya yang lain.

6. Siapkan mental untuk hidup hemat

Hidup hemat bukan perkara yang mudah, terutama untuk kamu yang sudah terbiasa hidup dengan balutan kemewahan. Tapi, bila terus mencoba, kamu akan menjadi terbiasa melakukannya bahkan hal ini akan menjadi bagian dari rutinitas hidupmu. Kamu bisa mulai dari memangkas anggaran.

Sebaiknya siapkan mental terlebih dahulu agar kamu tidak terkejut saat mempraktekkannya nanti. Lakukan secara rutin sampai kamu melihat hasilnya. Jika berhasil, kondisi keuanganmu bisa dipastikan membaik dari waktu ke waktu.

Memperbaiki kondisi keuangan tidak sesulit yang kamu bayangkan, bukan? Kamu hanya perlu fokus, komitmen, dan disiplin saat menerapkannya untuk melihat hasilnya dalam waktu singkat.

 

 

 

Sumber: cermati.com

Leave a Reply